Lahan Pertanian Subur di Lereng Wilis Jadi Kekuatan Ekonomi Warga Desa Wagir Lor

  • Bagikan

Foto : Lahan Pertanian Subur di Lereng Wilis Jadi Kekuatan Ekonomi Warga Desa Wagir Lor, Sabtu (8/8/2026). 

PONOROGO I wagirlorngebel.id – Selain mengembangkan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta peternakan, Desa Wagir Lor, Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo, juga memiliki potensi besar di sektor pertanian. Hamparan lahan pertanian yang subur menjadi salah satu penopang perekonomian masyarakat desa yang berada di kawasan lereng Gunung Wilis tersebut.

Kesuburan lahan pertanian di Desa Wagir Lor didukung oleh ketersediaan sumber air yang cukup melimpah dari kawasan lereng Gunung Wilis. Kondisi tersebut menjadi modal penting bagi masyarakat, khususnya para petani, untuk terus mengembangkan usaha pertanian secara berkelanjutan.

Dengan dukungan pengairan yang memadai, aktivitas pertanian masyarakat terlihat cukup produktif. Para petani secara rutin mengolah lahan dan memanfaatkan potensi alam yang tersedia untuk menghasilkan berbagai komoditas pertanian.

Secara administratif, Desa Wagir Lor memiliki total luas wilayah sekitar 386,275 hektare. Dari luas tersebut, sekitar 79,907 hektare merupakan tanah sawah, sementara sekitar 134,368 hektare berupa tanah daratan atau lahan kering.

Besarnya luasan wilayah tersebut memberikan ruang yang cukup bagi masyarakat untuk mengembangkan berbagai sektor ekonomi berbasis potensi desa, termasuk pertanian, peternakan dan UMKM.

Desa Wagir Lor sendiri terbagi menjadi lima dukuh, yakni Dukuh Bugan, Bentis, Glodeg, Pucuk, dan Dayakan. Kelima wilayah tersebut menjadi bagian penting dalam menopang aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat Desa Wagir Lor.

Potensi pertanian yang dimiliki desa juga tidak lepas dari peran masyarakat yang selama ini dikenal tekun dan rajin dalam mengelola lahan. Bagi masyarakat, pertanian bukan sekadar aktivitas produksi, tetapi juga menjadi salah satu sumber penghidupan yang terus dipertahankan dari generasi ke generasi.

Pertanian Menjadi Prioritas Desa
Kepala Desa Wagir Lor, Sumono, mengatakan bahwa sektor pertanian menjadi salah satu perhatian dan prioritas pemerintah desa. Menurutnya, potensi pertanian yang dimiliki Desa Wagir Lor harus terus didukung agar mampu memberikan manfaat yang semakin besar bagi kesejahteraan masyarakat.

“Di sektor pertanian selalu mendapat prioritas khusus untuk terus kita dukung. Saat ini dukungan tidak hanya melalui program desa, tetapi juga melalui program dari pemerintah kabupaten hingga program pemerintah pusat,” ujar Sumono, Sabtu (8/8/2028).

Menurutnya, sinergi antara pemerintah desa, pemerintah daerah dan pemerintah pusat sangat diperlukan untuk menjaga produktivitas pertanian masyarakat. Dukungan tersebut dapat berupa pembangunan maupun perbaikan sarana prasarana pertanian, pengairan, akses jalan usaha tani, hingga berbagai program pemberdayaan petani.

Ketersediaan air yang cukup menjadi salah satu keunggulan Desa Wagir Lor. Sumber air dari kawasan lereng Gunung Wilis memberikan dukungan terhadap kebutuhan pengairan lahan pertanian masyarakat.

Kondisi tersebut sekaligus menjadi potensi yang perlu dijaga bersama. Pengelolaan sumber daya air secara baik dan berkelanjutan dinilai penting agar kebutuhan pertanian masyarakat dapat terus terpenuhi.

Dengan luas lahan sawah yang mencapai sekitar 79,907 hektare serta dukungan sumber daya alam yang memadai, Desa Wagir Lor memiliki peluang besar untuk terus mengembangkan sektor pertanian sebagai salah satu kekuatan ekonomi desa.

Pengembangan pertanian yang berjalan beriringan dengan sektor UMKM dan peternakan diharapkan mampu menciptakan perekonomian desa yang semakin kuat. Potensi tersebut juga menjadi modal bagi Desa Wagir Lor untuk terus bergerak menuju desa yang mandiri, produktif dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.
Data Wilayah Desa Wagir Lor:

  • Total luas wilayah: 386,275 hektare
  • Luas tanah sawah: 79,907 hektare
  • Tanah daratan/kering: 134,368 hektare
  • Jumlah dukuh: 5 wilayah
  • Dukuh: Bugan, Bentis, Glodeg, Pucuk dan Dayakan.
  • Potensi utama: Pertanian, peternakan dan UMKM.
  • Reporter : Media Center. 
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *